7 Comments

  1. Semoga dari inisiatif ini muncul pula kampung-kampung ‘lali gadget’ di daerah-daerah lain, bahkan perlu dibudayakan dalam kehidupan sehari-hari di semua tempat. Untuk orang dewasa mungkin juga perlu sarana yang sama agar rehat sejank dari gadgetnya.

  2. Pdhal anak-anak itu asal difasilitasi dan diarahkan untuk melupakan gadgetnya dengan aneka permainan tradisional juga semua langsung menikmati dan bahkan lupa untuk main gadget

  3. Achmad Irfandi pun tampaknya tak mengira bahwa kepeduliannya pada efek samping penggunaan gawai kini berdampak luas. Ini menjadi pengingat bagi kita bahwa gebrakan sebesar apa pun dimulai dari langkah kecil.

  4. Inisiatif yang luar biasa dan sangat menginspirasi! Salut untuk Mas Achmad Irfandi dan tim KLG. Gerakan ini membuktikan bahwa solusi lokal bisa membawa dampak sosial dan ekonomi yang besar. Semoga sistem franchise-nya segera terwujud agar bisa menyebar ke seluruh Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *